Ganti Bahasa
Connect with Us
logo

Guest Hotline0293-596374

Etos Kerja

blog-2 23
Jul

Etos Kerja

Bekerja dipandang dari berbagai dimensi memiliki pengertian yang sangat luas. Menurut Hegel seorang filsuf Jerman mengartikan bekerja adalah sebagai bentuk aktualisasi diri seseorang. Menurut Drucker, bekerja merupakan pencapaian mimpi dan perwujudan prestasi. Sedangkan sejak dulu manusia sudah memiliki pandangan, bahwa bekerja adalah suatu bentuk panggilan dari Tuhan. Bekerja adalah suatu pengabdian, apapun bentuknya intinya bekerja layak mendapatkan penghormatan.
Menurut Magnis-Suseno bekerja memiliki 3 fungsi yaitu fungsi reproduksi material, integritas sosial, dan pengembangan diri. Fungsi pertama dalam bekerja yaitu manusia bisa memenuhi kebutuhannya, Fungsi kedua dengan bekerja, manusia mendapatkan status di masyarakat. Ia dipandang sebagai warga yang bermanfaat. Serta fungsi ketiga dengan bekerja, manusia secara kreatif menciptakan dan mengembangkan diri. Dalam bekerja, pekerja akan bertemu dan menjalin relasi dengan orang-orang  dari berbagai latar belakang.  Tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada seseorang dalam bekerja harus dilaksanakan dengan baik.
Etos kerja yang baik merupakan kunci keberhasilan seseorang dalam bekerja. Karakter yang positif seperti : komunikasi yang baik, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dedikasi,loyalitas yang tinggi, tidak mudah menyerah, berani menghadapi tantangan dan berusaha mengembangkan diri dapat membawa seseorang pada kesuksesan dalam bekerja.
Akper Ngesti Waluyo memiliki visi dan misi menghantarkan lulusannya, sebagai  perawat yang memiliki karakter yang positif dalam bekerja.  Persaingan di era globalisasi di wilayah ASEAN sudah berjalan, selain kesempatan perawat kerja di luar sangat tinggi tetapi persaingan dengan perawat asing juga sangat ketat. Hanya orang-orang yang gigih dan memiliki etos kerja yang tinggi dapat melewati tantangan ini dengan baik.
Fenomena yang terjadi  beberapa tahun ini, sebagian besar mahasiswa semester akhir masih memiliki karakter yang belum sesuai harapan seperti : mudah menyerah, takut menerima tantangan untuk bekerja diluar Jawa dengan alasan jauh dari orangtua,  komunikasi dan etika dalam bekerja yang belum maksimal.  Kondisi ini berdampak  alumni  asal dalam memutuskan untuk bekerja  yang pertimbangan asal  dekat dengan orangtua.  Disatu sisi peluang di luar sangat besar dan kompetensi yang dibekalkan  pada lulusan/alumni  tidak kalah bersaing bila dibandingkan lulusan dari perguruan tinggi lainnya.
Dengan fenomena di atas AKPER Ngesti Waluyo mengadakan kegiatan pelatihan yang dikemas dalam bentuk retret dengan tema Etos Kerja Perawat . Harapan dari kegiatan ini lulusan AKPER Ngesti Waluyo memiliki etika kerja dan spiritualitas kerja yang baik.